ASK ABOUT ANYTHING--

be nice--RUDE people suck.

ONN : 愛はメロディー Chapter 1.
木曜日, 6月 16 | 8:50

Publish ONN lama =))

1st Melody ~ Sakura’s Eyes Girl



© Karin Fuji / Original Net Novel [ONN]
( All names of characters, title, and all of the story is licensed by Karin Fuji)
Title: Ai Wa Melody
Genre: Romance, Music, School Life
Warning: Bahasa Amburadul, Telalu banyak dialognya
———————————————————————————————————

Setiap Kali aku mendengar musik itu,
Aku Jadi Teringat Akan masa lalu.
Siapakah Dirimu sebenarnya?


Ai Wa Melody  「 愛はメロディー」

Sakura’s Eye Girl
Pohon sakura bermekaran di awal musim semi di kota Tokyo. Walaupun kota Tokyo tergolong kota yang padat, namun di beberapa tempat tertentu di musim semi, masih dapat dijumpai indahnya bunga sakura yang sedang mekar, khususnya di seperti di Hikari Gakuen.
Hikari Gakuen merupakan sekolah seni elit yang terletak di pusat negara jepang. Para murid yang bersekolah di Hikari Gakuen rata-rata adalah anak-anak yang lahir dari keluarga kaya raya. Hikari gakuen terbagi menjadi beberapa cabang akademi. Antara lain, akademi seni rupa, akademi seni musik, akademi seni tari, akademi seni suara, akademi seni sastra dan bahasa, serta masih banyak akademi lainnya. Setiap akademi memiliki gedung belajar yang berbeda-beda serta letaknya pun cukup jauh antara yang satu dengan yang lainnya. Namun diantara sekian banyaknya akademi, yang paling banyak peminatnya merupakan akademi seni musik dan akademi seni tari.
~***~
Disaat kelopak bunga sakura jatuh berguguran seperti salju yang turun di musim semi, dari kejauhan nampak seorang gadis berlari terburu-buru. Rambutnya yang berwarna hitam, panjang terurai dihiasi sebuah jepit bebentuk bunga sakura di sebelah kiri rambutnya. Matanya yang berwarna seperti warna bunga sakura yang sedang bermekaran itu tertuju pada gerbang Hikari Gakuen. Gadis itu berlari menuju bangunan Hikari gakuen tanpa melihat keadaan sekitarnya. Yang ada dalam pikirannya hanyalah bagaimana caranya bisa sampai di Sekolah tanpa terlambat.
Nama gadis itu adalah Nanaka Nishizawa. Seorang gadis yang berasal dari Kyoto, kota di Negara matahari terbit yang cukup terkenal dengan keindahan bunga sakuranya. Nanaka rela bersekolah di Tokyo dan pergi meninggalkan kampung halamannya demi mencapai cita-citanya sebagai pemain biola sertta karena ada suatu tragedi yang membuatnya harus tinggal bersama kakek dan neneknya.
Sifat Nanaka yang cukup ceroboh membuat gadis itu cukup sering mendapat masalah yang diakibatnya oleh kecerobohannya itu.Seperti halnya pagi hari ini, Nanaka berlari tanpa melihat ke arah yang lain.
Dan tiba-tiba…
“ GUBRAKK “ Nanaka menabrak seorang pemuda yang baru saja keluar dari mobil pribadinya.
(Nanaka P.O.V)
“ GUBRAKK “ tampaknya aku menabrak seorang pemuda yang baru saja keluar dari mobil pribadi miliknya. Jepit bunga sakura milikku terpental cukup jauh ke arah pemuda yang tadi kutabrak tanpa kusadari.
“A-Aduh maafkan aku,” Ucapku pada pemuda berambut biru muda yang tadi kutabrak itu seraya meminta maaf kepadanya.
Pemuda itu bangkit dari tempatnya jatuh, kemudian merapihkan bajunya. Kulihat wajah pemuda itu, nampak ekspresi kesal diwajahnya.
“ Dasar ceroboh! Perhatikan langkahmu!” Gerutu Pemuda itu
“ A-Aku mengerti, karena itu maafkan aku,” Ucapku seraya membungkuk pada pemuda tersebut.
“ Tak akan pernah kumaafkan, gadis ceroboh semacam dirimu ini, Mengerti?!” Sembur Pemuda itu, Lalu ia pun segera berlalu meninggalkanku.
Wajahku pun mulai menampakkan ekspresi kesal. kubanting tas yang ku bawa ke atas tanah, “ COWOK MACAM APA ITU?! SEENAKNYA BERLALU! ARGHHH! AWAS KAU NANTI! “
Teriakanku yang cukup kencang membuat semua orang memperhatikan diriku. Setelah bertemu pemuda menyebalkan itu kini aku harus menjadi artis dadakan di pagi hari, “ Benar – benar apes!” Gerutuku dalam hati.
Begitu memperhatikan jam tangan, tinggal 5 menit lagi sebelum bel sekolah berbunyi, Padahal jarak dari gerbang sekolah menuju Gedung akademi kesenian bisa tergolong jauh. Aku pun segera melesat menuju gedung yang katanya telah melahirkan bermacam-macam musisi terkenal.
TENG TENG TENG
Bel pun berbunyi, aku sampai di depan ruangan kelasnya tepat waktu. Terdengar suara para murid dari dalam kelas. Nampaknya sang guru belum hadir di kelas. Dengan segera aku pun masuk ke dalam kelas, lalu duduk di salah satu bangku yang tersisa. Ternyata bukan hanya aku yang terlambat, karena masih ada satu bangku kosong di sebelahku.
“ Selamat Pagi Anak-Anak!” Seru sebuah suara dari balik pintu yang asalnya dari seorang guru wanita bernama, Yuko-Sensei.
“ Selamat pagi, Sensei” Jawab para murid serempak
“ Semuanya, ibu hanya ingin mengatakan selamat datang di Hikari Gakuen akademi seni musik. “ Ucap Yuko-sensei membuka tahun ajaran baru di Hikari Gakuen. “ Nah mari kita mulai pelajaran dengan sejarah musik dunia”
Sebelum Yuko-sensei memulai pelajaran, Pintu kelas terbuka. Seorang Pemuda berambut biru muda memasuki kelas. Di tempatku, Aku tersentak.
“ Kau! Pemuda tidak tahu diri !” Aku beranjak dari tempat dudukku, lalu menunjuk pemuda berambut biru muda itu.
“ Oh, jadi kalian sudah saling kenal?” Yuko-sensei heran
“ Siapa yang sudi berkenalan dengan pemuda seperti dia!” Kesalku.
“ Oh, rupanya seperti itu. Nah kalian berdua, sebagai hukuman karena sudah mebuat kehebohan di pagi hari seperti ini, coba kalian perkenalkan diri kalian masing-masing” Yuko-sensei menyuruhku dan pemuda itu. Dilihat dari tatapannya ia seperti hendak berkata kalau-kalian-gak-mau-kalian-gue penggal. Dari pada mencari maslah, aku menurut saja. Begitupun dengan pemuda itu. Perkenalan dimulai dengan diriku, “ Namaku Nanaka Nishizawa, Aku berasal dari Kyoto. Alat musik yang kukuasai adalah Biola. Salam kenal semuanya” Ucapku seraya memperkenalkan diri, Lalu memberkan death glare [?] pada pemuda berambut biru itu.
Dengan santainya, pemuda itu maju ke depan lalu memperkenalkan dirinya, “ Namaku Rentarou Kujou. Anak dari pemilik Kujou Company. Sebelumnya aku bersekolah di Paris. Alat musik yang kukuasai adalah biola”
~***~
Setelah Bel Istirahat berbunyi, Aku memasukkan buku ke dalam tasku. Namu tiba-tiba pemuda yang bernama Ren itu berjalan ke tempatku, “ Hey! BAKA Sakura [dalam bahasa jepang, baka artinya bodoh ya! ] “ Ren menatapku dengan tatapan yang tajam.
“ BA-BAKA Sakura?!  Apa maksudmu hah?! Aku punya nama! Namaku NA-NA-KA!”  Bentakku di depan wajah Ren.
“ Hah! Masa Bodoh! Cepat Lepaskan SoftLens mu itu!” Bentak Ren Balik.
“ Soft Lens?” Tanyaku bingung
“ Benar! Soft Lens berwarna sakura yang kau pakai itu! Aku benci warnanya! Cepat lepaskan!”
“ Heh! Pertama, jangan bicara kasar di depan wanita! Dan Kedua, Ini bukan soft Lens! Ini asli warna mataku, kau tahu?!”
“ Mata Asli? Kalau Begitu warna matamu itu jelek sekali! Dasar Baka Sakura“
“ Apa Kau Bilang!?” Emosiku semakin memuncak. Aku tidak terima dihina seperti ini oleh pemuda tak tahu diri itu.
Tanpa memperdulikan diriku, untuk kedua kalinya pemuda itu pergi meninggalkanku dan menghilang di antara kerumunan murid yang sedang beristirahat
Pemuda macam apa itu?!


To Be Continue… 

ラベル: ,